Jam tangan automatic bekerja tanpa baterai, mengandalkan gerakan tangan pemakai. Pelajari cara kerja, power reserve, dan tips merawatnya.
Apa Itu Jam Tangan Automatic?
Adalah jam tangan mekanikal yang tidak memerlukan baterai, melainkan bekerja dengan memanfaatkan energi dari gerakan pemakainya. Energi ini disalurkan melalui rotor berbobot yang berputar mengikuti setiap pergerakan tangan, lalu mengisi tegangan pada mainspring untuk menjaga ketepatan waktu.
Jam jenis ini menjadi pilihan favorit para kolektor di Indonesia, khususnya mereka yang mengapresiasi keindahan craftsmanship Swiss dan keunikan mekanisme horologi.

Cara Kerja Jam Tangan Automatic
Keistimewaan jam tangan automatic adalah ketergantungannya pada pemilik. Saat Anda mengenakan jam, rotor akan berputar setiap kali tangan Anda bergerak, menjaga mainspring tetap terisi. Hal ini membuat jam automatic sangat personal, semakin sering dipakai, semakin optimal performanya.
Berapa Lama Power Reserve Jam Tangan Automatic?

Kebanyakan jam tangan automatic memiliki power reserve 40–70 jam, yang berarti jam dapat tetap berjalan tanpa dikenakan hingga hampir tiga hari. Namun, setelah melewati periode tersebut, jam biasanya akan berhenti.
Bagaimana Cara Menghidupkan Kembali Jam Automatic yang Berhenti?
Ikuti langkah berikut:
- Lepaskan jam dari pergelangan tangan.
- Putar crown searah jarum jam sebanyak 20–30 kali.
- Perhatikan hingga jarum detik mulai bergerak kembali.
Setelah itu, jam siap dipakai dan akan kembali mengisi daya otomatis dari setiap gerakan tangan Anda.
Tips Perawatan Jam Tangan Automatic

Ingin akurasi tetap prima dan power reserve optimal? Tim kami siap memandu perawatan harian hingga jadwal servis yang tepat.
- Gunakan secara rutin agar rotor terus aktif.
- Bila memiliki beberapa koleksi, gunakan watch winder untuk menjaga cadangan daya.
- Hindari over-winding agar mekanisme tidak cepat aus.
- Lakukan servis berkala dalam jangka waktu lima tahun, atau ketika terjadi kerusakan pada fungsi di pusat layanan resmi seperti TIMECARE atau Rolex Service Centre.
Mengapa Jam Automatic Populer di Indonesia?
Selain karena nilai estetika, jam tangan automatic juga menjadi simbol prestise bagi banyak kolektor di Indonesia. Kehadirannya di butik-butik mewah seperti INTime dan The Time Place di Jakarta, Surabaya, hingga Bali, memudahkan para pencinta horologi untuk menemukan koleksi terbaik dari jenama ternama Swiss.
FAQ: Jam Tangan Automatic
1. Apa bedanya jam automatic dengan jam manual?
Jam automatic mengisi daya dari gerakan pemakainya, sementara jam manual harus diputar crown secara rutin.
2. Berapa lama power reserve jam automatic?
Rata-rata antara 40–70 jam tergantung model dan kaliber mesin.
3. Apakah jam automatic harus selalu dipakai?
Tidak harus, tapi jika tidak dipakai dalam beberapa hari, sebaiknya disimpan di watch winder agar tetap berjalan.
4. Bagaimana cara merawat jam automatic agar awet?
Gunakan secara rutin, hindari benturan, lakukan servis berkala, dan simpan di tempat kering.
5. Di mana saya bisa membeli jam tangan automatic asli di Indonesia?
Anda bisa menemukannya di butik resmi INTime dan The Time Place yang hadir di berbagai kota besar Indonesia.

















